Selasa, 07 Desember 2010

Tangan Kotor

Sekarang gue lagi dengerin lagunya Pandji Pragiwaksono yang judulnya Tangan Kotor. udah 12 kali gua puter bolak balik, dengerin liriknya! . Asik juga lagunya, lirik-lirik yg sederhana namun menggelitik dan nyentil buat gua dan mungkin bagi loe generasi muda Indonesia. 

di salah satu bagian liriknya ada kata yang bunyinya gini,
"Kau pro kemajuan tapi tak mau tanganmuuu kotor, Perubahan apa yang kau harap dari hanya mencela"
Loe sadar nggak kalo kita pernah begitu, jujur gue juga pernah gitu, dan gue juga sering dengar itu di sekeliling gue. hah? ayo dong kawan mau jadi apa kita nantinya,. ?.
Ayo kita rubah pandangan kita untuk negeri ini, jangan hanya cuma "Dari luar kita sering menilai, Jelek di cerca bagus tak jadi bahan cerita" 

"Loe gak berhak mengeluh indonesia adalah negara yang miskin
kalo loe gak pernah melakukan apapun untuk menghapus angka kemiskinan
loe gak berhak mengeluh indonesia adalah negara yang terbelakang
kalo loe gak pernah memajukan indonesia"



Ok, dimulai dari diri sendiri, dan dari sekarang. gue nggak akan nanya apa yang Negara bisa kasih buat gue, tapi Tanya apa yang sudah gue bisa kasih buat Negara


cekidot ==> Lirik Lagu Pandji -Tangan Kotor, 


“Tangan Kotor”

Alunanku pelan agar kau pahami
Alunanku pelan agar kau pahami
Kuulangi tadi agar kau mengerti
Ada yang lebih penting dari pamer teknik
Diam salah
Bicara salah
Kau pro kemajuan tapi tak mau tanganmuuu kotor
Perubahan apa/ yang kau harap /dari hanya mencela
Ku serba salah
Dari luar kita sering menilai
Jelek di cerca/ bagus tak jadi bahan cerita
Entah apa / tolok ukur / akan kesuksesan negara
Kau meradang di matamu kemiskinan buat Indonesia terbelakang
Kau sendiri tak pernah lakukan apapun tuk hapus angka kemiskinan, kau curang
CHORUS
Gulung lengan baju
Tangan kotor, tubuh berpeluh
Kalau nggak kotor , nggak belajar , nggak maju
Bangun negara dari bawah dulu
Lihat Ibumu, walau ada pembantu, tetap beres beres rumah, tetap mau nyapu
Rasa memiliki membedakan-nya dan kamu, rumah itu miliknya, bukan milik pembantu
Kini lihat keluar / lihat potret bangsamu
GodBless bilang ini rumah kita ingatkah lagu/ itu?
Kalau negara berantakan dimatamu
Apa kau yang bereskan atau main suruh
Rasa memiliki Indonesia
Penting untuk tahu kesehatan bangsa
Rakyat merasa lebih tau dari pemerintah
Pemerintah diam diam menyimpan agenda
Hubungan yang didasari rasa curiga
Hadirkan keraguan dan tak percaya
Kalau kita takut takut di perempatan
Mobil gak jalan jalan, kapan sampai tujuan?
CHORUS

*courtesy of   http://www.pandji.com/lirikmerdesa/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar