Ngomong-ngomong sang musisi idola, musisi idola elu siapa?
Kalo gue sih punya banyak idola, salah satunya Efek Rumah Kaca.
Band yang digawangi Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar). Dalam perjalanan karirnya ERK sudah merilis 2 buah album, yang pertama yaitu Efek Rumah Kaca pada tahun 2007 dan Kamar Gelap pada tahun 2008.
kalo ngomongin ERK, menurut gue sebagai orang yang ngidolain mereka ga ada abisnya, banyak hal yang bisa di ceritain dari band yang satu ini. mungkin kalo di ceritain dalam blog ini harus nyambung beberapa part, tapi ok lah, gue mau cerita beberapa garis besar dan lumayan menarik buat di angkat dari ERK.
alasan kenapa gue suka banget sama ERK adalah Band ini menawarkan sesuatu yang berbeda. Lagu-lagunya membahas bukan hanya masalah cinta. Dari masalah gay, polusi, pemanasan global, hingga tentang perjuangan aktivis. Dan gue mungkin melihat sebuah idealisme either bermusik ataupun dalam cara pandang mereka terhadap kondisi sosial yang ada. Dan itu nggak ada dalam grup-grup band pendatang baru dengan gaya emo-emoan dan punya poni yang bisa di empar kiri dan kanan , atau grup band yang sudah kebingungan cari nama band hingga alat-alat buat puntung rokok juga dipake.
soal personilnya
Cholil Mahmud
 |
Cholil |
Vokalis luar biasa yang punya suara entah berapa oktaf (tinggi banget soalnya), pembawaan kalem saat di atas panggung, pas banget sama lagu-lagu yang di bawain. punya idealisme tinggi, terlihat dari lagu-lagu yang di ciptainnya luar biasa, kalo main gitar gue senddiri gk ngerti dia pake kort jenis apa, pernah waktu menyaksikan dia main di PVJ akustikan, gue duduk cukup di depan. saat bang Cholil main gitar sambil nyanyi itu benar-benar seperti nyanyi buat kita sendiri, benar-benar terbius.